Perbedaan Shentu dan Nexo: Shentu diperdagangkan di Rp1.837 (kapitalisasi pasar Rp295,52M, volume 24 jam Rp12,58M), sedangkan Nexo diperdagangkan di Rp13.078 (kapitalisasi pasar Rp8,44T, volume 24 jam Rp125,17M). Perbedaan utamanya: Nexo jauh lebih besar — sekitar 28,6× kapitalisasi pasar Shentu, dan suplai Nexo dibatasi (646,1M / 1B NEXO (65%)), sedangkan Shentu terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Shentu selama 43 Hari dan Nexo selama 29 Hari.
| CTK | NEXO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp295,52M | Rp8,44T |
Volume (24h) | Rp12,58M | Rp125,17M |
Suplai yang Beredar | 161,4M CTK | 646,1M / 1B NEXO (65%) |
Typical Hold Time | 43 Hari | 29 Hari |
Berita terbaru kedua aset
Shentu Chain, sebuah blockchain berbasis delegated proof-of-stake yang menempatkan keamanan sebagai prioritas utama, untuk eksekusi yang dapat dipercaya dari aplikasi dan alat yang penting, termasuk DeFi, NFT, dan kendaraan tanpa pengemudi. Shentu Chain memprioritaskan kompatibilitas cross-chain, yang dibangun sebagai Cosmos Hub dengan kompatibilitas penuh EVM dan Hyperledger Burrow, serta kompatibilitas dengan eWASM dan AntChain milik Ant Financial.
Selengkapnya di halaman CTK →Nexo adalah platform pendanaan berbasis blockchain yang menawarkan pinjaman mata uang kripto instan. Pengguna mendepositkan token tertentu seperti Bitcoin atau Ether sebagai kolateral untuk mendapatkan pinjaman dalam bentuk mata uang fiat atau stablecoin. Proses pinjaman otomatis ini menggunakan kontrak pintar dan oracle pada blockchain Ethereum untuk mengelola pinjaman.
Selengkapnya di halaman NEXO →