Perbedaan Shentu dan Merlin Chain: Shentu diperdagangkan di Rp1.804 (kapitalisasi pasar Rp291,57M, volume 24 jam Rp13,58M), sedangkan Merlin Chain diperdagangkan di Rp299,57 (kapitalisasi pasar Rp394,26M, volume 24 jam Rp51,65M). Perbedaan utamanya: Merlin Chain lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Merlin Chain dibatasi (1,3B / 2,1B MERL (63%)), sedangkan Shentu terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Shentu selama 43 Hari dan Merlin Chain selama 9 Hari.
| CTK | MERL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp291,57M | Rp394,26M |
Volume (24h) | Rp13,58M | Rp51,65M |
Suplai yang Beredar | 161,4M CTK | 1,3B / 2,1B MERL (63%) |
Typical Hold Time | 43 Hari | 9 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
CTK (Shentu) saat ini diperdagangkan pada Rp1.839 dengan kapitalisasi pasar Rp295,46 juta. Sinyal teknis menunjukkan kondisi bearish dengan moving averages memberikan 13 sinyal jual dan 0 sinyal beli. Harga berada di antara support S3 (Rp1.823) dan S2 (Rp1.847), menunjukkan tekanan jual yang kuat. Rata-rata hold time 43 hari mengindikasikan aktivitas trading jangka menengah.
Outlook keseluruhan bearish dengan risiko tinggi. Peluang terbatas pada rebound dari support terdekat, namun momentum teknis lemah. Risiko utama meliputi volatilitas tinggi, likuiditas terbatas, dan tekanan jual berkelanjutan. Investor disarankan menunggu konfirmasi reversal sebelum masuk posisi.
Merlin Chain (MERL) menunjukkan tekanan jual signifikan dengan sinyal teknis bearish dari moving averages, meskipun RSI jangka pendek mengindikasikan oversold. Token ini diperdagangkan di Rp311,48 dengan market cap Rp405,88 juta dan supply yang beredar 63%. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem besar yang dilaporkan.
Outlook keseluruhan bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang muncul dari level support kuat di Rp284, namun investor harus waspada terhadap likuiditas terbatas dan tekanan jual berkelanjutan. Risiko utama termasuk volatilitas crypto dan kurangnya perkembangan fundamental.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Shentu Chain, sebuah blockchain berbasis delegated proof-of-stake yang menempatkan keamanan sebagai prioritas utama, untuk eksekusi yang dapat dipercaya dari aplikasi dan alat yang penting, termasuk DeFi, NFT, dan kendaraan tanpa pengemudi. Shentu Chain memprioritaskan kompatibilitas cross-chain, yang dibangun sebagai Cosmos Hub dengan kompatibilitas penuh EVM dan Hyperledger Burrow, serta kompatibilitas dengan eWASM dan AntChain milik Ant Financial.
Selengkapnya di halaman CTK →Merlin Chain adalah solusi Layer 2 untuk Bitcoin yang mengintegrasikan jaringan ZK-Rollup, jaringan oracle terdesentralisasi, dan fraud proofs. Tujuannya adalah meningkatkan aset, protokol, dan aplikasi Layer 1 Bitcoin, mendorong inovasi, dan memaksimalkan potensi aset di Layer 2. Token asli, MERL, digunakan untuk staking guna mendukung keamanan Merlin Chain.
Selengkapnya di halaman MERL →