Perbedaan Shentu dan Manta Network: Shentu diperdagangkan di Rp1.839 (kapitalisasi pasar Rp297,69M, volume 24 jam Rp12,6M), sedangkan Manta Network diperdagangkan di Rp1.064 (kapitalisasi pasar Rp515,49M, volume 24 jam Rp147,56M). Perbedaan utamanya: Manta Network lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Shentu 161,4M CTK dibanding 476,3M MANTA milik Manta Network. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Shentu selama 43 Hari dan Manta Network selama 117 Hari.
| CTK | MANTA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp297,69M | Rp515,49M |
Volume (24h) | Rp12,6M | Rp147,56M |
Suplai yang Beredar | 161,4M CTK | 476,3M MANTA |
Typical Hold Time | 43 Hari | 117 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Shentu Chain, sebuah blockchain berbasis delegated proof-of-stake yang menempatkan keamanan sebagai prioritas utama, untuk eksekusi yang dapat dipercaya dari aplikasi dan alat yang penting, termasuk DeFi, NFT, dan kendaraan tanpa pengemudi. Shentu Chain memprioritaskan kompatibilitas cross-chain, yang dibangun sebagai Cosmos Hub dengan kompatibilitas penuh EVM dan Hyperledger Burrow, serta kompatibilitas dengan eWASM dan AntChain milik Ant Financial.
Selengkapnya di halaman CTK →Manta Network adalah ekosistem modular untuk Web3 yang memungkinkan pengguna untuk membangun dan menerapkan aplikasi terdesentralisasi berbasis Solidity di Manta, serta memanfaatkan technology stack untuk memberikan kecepatan transaksi lebih cepat daripada L1 dan biaya gas yang lebih rendah daripada L2. Produk utama mereka mencakup Manta Pacific, solusi L2 yang dapat diskalakan dengan biaya gas rendah, dan Universal Circuits, sebuah library agar developer bisa mengintegrasikan kontrak yang mendukung ZK. Manta Network juga menawarkan solusi compliance non-invasif dan bertujuan untuk membangun ekosistem dengan aplikasi yang beragam.
Selengkapnya di halaman MANTA →