Perbedaan Shentu dan Lagrange: Shentu diperdagangkan di Rp1.837 (kapitalisasi pasar Rp295,46M, volume 24 jam Rp12,55M), sedangkan Lagrange diperdagangkan di Rp1.044 (kapitalisasi pasar Rp200,63M, volume 24 jam Rp156,13M). Perbedaan utamanya: Shentu lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Shentu 161,4M CTK dibanding 193M LA milik Lagrange. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Shentu selama 43 Hari dan Lagrange selama 7 Hari.
| CTK | LA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp295,46M | Rp200,63M |
Volume (24h) | Rp12,55M | Rp156,13M |
Suplai yang Beredar | 161,4M CTK | 193M LA |
Typical Hold Time | 43 Hari | 7 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Shentu Chain, sebuah blockchain berbasis delegated proof-of-stake yang menempatkan keamanan sebagai prioritas utama, untuk eksekusi yang dapat dipercaya dari aplikasi dan alat yang penting, termasuk DeFi, NFT, dan kendaraan tanpa pengemudi. Shentu Chain memprioritaskan kompatibilitas cross-chain, yang dibangun sebagai Cosmos Hub dengan kompatibilitas penuh EVM dan Hyperledger Burrow, serta kompatibilitas dengan eWASM dan AntChain milik Ant Financial.
Selengkapnya di halaman CTK →Lagrange mengkhususkan diri dalam pembuatan zero-knowledge proof untuk AI yang aman dan pribadi. Produk unggulannya, DeepProve, adalah sistem zkML tercepat yang memungkinkan verifikasi AI melalui zero-knowledge proofs. Lagrange juga menawarkan Jaringan ZK Prover terdesentralisasi untuk pembuatan proof yang aman dan hemat biaya, didukung oleh validator besar seperti Coinbase Cloud dan Kraken. Selain itu, ZK Coprocessor berbasis SQL memungkinkan smart contract untuk memindahkan perhitungan kompleks dan memverifikasinya secara on-chain.
Selengkapnya di halaman LA →