Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Shentu (CTK) vs KernelDAO (KERNEL)

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Shentu dan KernelDAO: Shentu diperdagangkan di Rp1.928 (kapitalisasi pasar Rp313,22M, volume 24 jam Rp21,79M), sedangkan KernelDAO diperdagangkan di Rp657,34 (kapitalisasi pasar Rp187,79M, volume 24 jam Rp115,82M). Perbedaan utamanya: Shentu lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai KernelDAO dibatasi (286,3M / 1B KERNEL (29%)), sedangkan Shentu terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Shentu selama 44 Hari dan KernelDAO selama 14 Hari.

CTKKERNEL
Kap. Pasar
Rp313,22MRp187,79M
Volume (24h)
Rp21,79MRp115,82M
Suplai yang Beredar
162,6M CTK286,3M / 1B KERNEL (29%)
Typical Hold Time
44 Hari14 Hari

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

CTK
43% Beli57% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 44 Hari
KERNEL
0% Beli100% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 14 Hari

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

Tentang Shentu

Shentu Chain, sebuah blockchain berbasis delegated proof-of-stake yang menempatkan keamanan sebagai prioritas utama, untuk eksekusi yang dapat dipercaya dari aplikasi dan alat yang penting, termasuk DeFi, NFT, dan kendaraan tanpa pengemudi. Shentu Chain memprioritaskan kompatibilitas cross-chain, yang dibangun sebagai Cosmos Hub dengan kompatibilitas penuh EVM dan Hyperledger Burrow, serta kompatibilitas dengan eWASM dan AntChain milik Ant Financial.

Selengkapnya di halaman CTK

Tentang KernelDAO

KernelDAO adalah platform terdesentralisasi yang menawarkan produk restaking seperti Kelp dan Gain untuk membantu pengguna memaksimalkan pendapatan dan mengamankan likuiditas. Kelp memungkinkan restaking Ethereum secara likuid di berbagai platform, sementara Gain menyediakan brankas untuk potensi pendapatan. KernelDAO bertujuan untuk membangun ekosistem yang saling terhubung untuk keuangan terdesentralisasi dan keamanan ekonomi.

Selengkapnya di halaman KERNEL