Perbedaan Shentu dan Hooked Protocol: Shentu diperdagangkan di Rp1.841 (kapitalisasi pasar Rp295,52M, volume 24 jam Rp12,58M), sedangkan Hooked Protocol diperdagangkan di Rp131 (kapitalisasi pasar Rp62,05M, volume 24 jam Rp113,8M). Perbedaan utamanya: Shentu jauh lebih besar — sekitar 4,8× kapitalisasi pasar Hooked Protocol, dan suplai beredar Shentu 161,4M CTK dibanding 288,4M HOOK milik Hooked Protocol. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Shentu selama 43 Hari dan Hooked Protocol selama 19 Hari.
| CTK | HOOK | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp295,52M | Rp62,05M |
Volume (24h) | Rp12,58M | Rp113,8M |
Suplai yang Beredar | 161,4M CTK | 288,4M HOOK |
Typical Hold Time | 43 Hari | 19 Hari |
Shentu Chain, sebuah blockchain berbasis delegated proof-of-stake yang menempatkan keamanan sebagai prioritas utama, untuk eksekusi yang dapat dipercaya dari aplikasi dan alat yang penting, termasuk DeFi, NFT, dan kendaraan tanpa pengemudi. Shentu Chain memprioritaskan kompatibilitas cross-chain, yang dibangun sebagai Cosmos Hub dengan kompatibilitas penuh EVM dan Hyperledger Burrow, serta kompatibilitas dengan eWASM dan AntChain milik Ant Financial.
Selengkapnya di halaman CTK →Hooked Protocol adalah jaringan edukasi inovatif yang dirancang untuk memperkenalkan Web3 kepada miliaran pengguna. Jaringan ini mendorong adopsi massal melalui pembelajaran yang menarik dan berbasis permainan. Hooked menyederhanakan proses orientasi bagi pelajar dan pengembang dengan berfokus pada tiga area utama: infrastruktur, akademi, dan ekosistem.
Selengkapnya di halaman HOOK →