Perbedaan Shentu dan Hashflow: Shentu diperdagangkan di Rp1.837 (kapitalisasi pasar Rp295,52M, volume 24 jam Rp12,58M), sedangkan Hashflow diperdagangkan di Rp155,56 (kapitalisasi pasar Rp132,2M, volume 24 jam Rp46,1M). Perbedaan utamanya: Shentu jauh lebih besar — sekitar 2,2× kapitalisasi pasar Hashflow, dan suplai beredar Shentu 161,4M CTK dibanding 849M HFT milik Hashflow. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Shentu selama 43 Hari dan Hashflow selama 35 Hari.
| CTK | HFT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp295,52M | Rp132,2M |
Volume (24h) | Rp12,58M | Rp46,1M |
Suplai yang Beredar | 161,4M CTK | 849M HFT |
Typical Hold Time | 43 Hari | 35 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Shentu Chain, sebuah blockchain berbasis delegated proof-of-stake yang menempatkan keamanan sebagai prioritas utama, untuk eksekusi yang dapat dipercaya dari aplikasi dan alat yang penting, termasuk DeFi, NFT, dan kendaraan tanpa pengemudi. Shentu Chain memprioritaskan kompatibilitas cross-chain, yang dibangun sebagai Cosmos Hub dengan kompatibilitas penuh EVM dan Hyperledger Burrow, serta kompatibilitas dengan eWASM dan AntChain milik Ant Financial.
Selengkapnya di halaman CTK →Hashflow adalah decentralized exchange (DEX) multichain yang memungkinkan pengguna untuk trading aset digital di blockchain terkemuka termasuk Ethereum, Arbitrum, Avalanche, BNB Chain, Optimism, dan Polygon hanya dalam hitungan detik. Hashflow memanfaatkan model request for quote (RFQ) untuk memberikan jaminan penawaran harga langsung dari professional market maker (PMM) kepada para trader. Sejak diluncurkan pada April 2021, Hashflow telah memfasilitasi total volume trading lebih dari $18 miliar, menjadikannya 10 DEX teratas.
Selengkapnya di halaman HFT →