Perbedaan Shentu dan Gains Network: Shentu diperdagangkan di Rp1.837 (kapitalisasi pasar Rp295,46M, volume 24 jam Rp12,55M), sedangkan Gains Network diperdagangkan di Rp10.889 (kapitalisasi pasar Rp254,19M, volume 24 jam Rp10,69M). Perbedaan utamanya: Shentu lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Shentu 161,4M CTK dibanding 23,4M GNS milik Gains Network. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Shentu selama 43 Hari dan Gains Network selama 46 Hari.
| CTK | GNS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp295,46M | Rp254,19M |
Volume (24h) | Rp12,55M | Rp10,69M |
Suplai yang Beredar | 161,4M CTK | 23,4M GNS |
Typical Hold Time | 43 Hari | 46 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Shentu Chain, sebuah blockchain berbasis delegated proof-of-stake yang menempatkan keamanan sebagai prioritas utama, untuk eksekusi yang dapat dipercaya dari aplikasi dan alat yang penting, termasuk DeFi, NFT, dan kendaraan tanpa pengemudi. Shentu Chain memprioritaskan kompatibilitas cross-chain, yang dibangun sebagai Cosmos Hub dengan kompatibilitas penuh EVM dan Hyperledger Burrow, serta kompatibilitas dengan eWASM dan AntChain milik Ant Financial.
Selengkapnya di halaman CTK →Gains Network mengembangkan gTrade, platform trading leverage terdesentralisasi yang liquid dan efisien, kuat, serta ramah pengguna. Protokol ini berfokus pada ekosistem token utilitas ERC20 (GNS) dan ERC721 (NFT). Gains Network merupakan DAO dengan token $GNS yang bertujuan untuk menciptakan produk DeFi yang pendapatannya dapat didistribusikan melalui staking pool $GNS.
Selengkapnya di halaman GNS →