Perbedaan Shentu dan Gas: Shentu diperdagangkan di Rp1.835 (kapitalisasi pasar Rp295,46M, volume 24 jam Rp12,55M), sedangkan Gas diperdagangkan di Rp18.722 (kapitalisasi pasar Rp1,22T, volume 24 jam Rp42,56M). Perbedaan utamanya: Gas jauh lebih besar — sekitar 4,1× kapitalisasi pasar Shentu, dan suplai beredar Shentu 161,4M CTK dibanding 65M GAS milik Gas. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Shentu selama 43 Hari dan Gas selama 47 Hari.
| CTK | GAS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp295,46M | Rp1,22T |
Volume (24h) | Rp12,55M | Rp42,56M |
Suplai yang Beredar | 161,4M CTK | 65M GAS |
Typical Hold Time | 43 Hari | 47 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Shentu Chain, sebuah blockchain berbasis delegated proof-of-stake yang menempatkan keamanan sebagai prioritas utama, untuk eksekusi yang dapat dipercaya dari aplikasi dan alat yang penting, termasuk DeFi, NFT, dan kendaraan tanpa pengemudi. Shentu Chain memprioritaskan kompatibilitas cross-chain, yang dibangun sebagai Cosmos Hub dengan kompatibilitas penuh EVM dan Hyperledger Burrow, serta kompatibilitas dengan eWASM dan AntChain milik Ant Financial.
Selengkapnya di halaman CTK →GAS adalah token NEP-17 di Neo yang digunakan untuk menyelesaikan biaya transaksi jaringan Neo. Neo sendiri adalah blockchain Layer-1 yang memanfaatkan Neo Virtual Machine (NVM) untuk mengeksekusi kontrak pintar dan melayani pengalaman developer dengan mendukung berbagai bahasa pemrograman. Neo menggunakan mekanisme konsensus Byzantine Fault Tolerance (dBFT) yang didelegasikan untuk mencapai konsensus jaringan.
Selengkapnya di halaman GAS →