Perbedaan Shentu dan Forta: Shentu diperdagangkan di Rp1.835 (kapitalisasi pasar Rp295,46M, volume 24 jam Rp12,55M), sedangkan Forta diperdagangkan di Rp215,99 (kapitalisasi pasar Rp137,15M, volume 24 jam Rp4,16M). Perbedaan utamanya: Shentu jauh lebih besar — sekitar 2,2× kapitalisasi pasar Forta, dan suplai Forta dibatasi (635,6M / 1B FORT (64%)), sedangkan Shentu terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Shentu selama 43 Hari dan Forta selama 17 Hari.
| CTK | FORT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp295,46M | Rp137,15M |
Volume (24h) | Rp12,55M | Rp4,16M |
Suplai yang Beredar | 161,4M CTK | 635,6M / 1B FORT (64%) |
Typical Hold Time | 43 Hari | 17 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Shentu Chain, sebuah blockchain berbasis delegated proof-of-stake yang menempatkan keamanan sebagai prioritas utama, untuk eksekusi yang dapat dipercaya dari aplikasi dan alat yang penting, termasuk DeFi, NFT, dan kendaraan tanpa pengemudi. Shentu Chain memprioritaskan kompatibilitas cross-chain, yang dibangun sebagai Cosmos Hub dengan kompatibilitas penuh EVM dan Hyperledger Burrow, serta kompatibilitas dengan eWASM dan AntChain milik Ant Financial.
Selengkapnya di halaman CTK →Forta adalah jaringan keamanan terdesentralisasi yang berperan penting dalam melindungi Web3. Forta memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) dan pembelajaran mesin (ML) untuk mendeteksi ancaman dan melakukan pemantauan secara real-time di berbagai ekosistem blockchain. Pendekatan proaktif ini membantu menjaga aplikasi blockchain dan penggunanya dari potensi eksploitasi maupun kerentanan.
Selengkapnya di halaman FORT →