Perbedaan Shentu dan Harvest Finance: Shentu diperdagangkan di Rp1.839 (kapitalisasi pasar Rp297,69M, volume 24 jam Rp12,6M), sedangkan Harvest Finance diperdagangkan di Rp103.810 (kapitalisasi pasar Rp92,33M, volume 24 jam Rp17,88M). Perbedaan utamanya: Shentu jauh lebih besar — sekitar 3,2× kapitalisasi pasar Harvest Finance, dan suplai beredar Shentu 161,4M CTK dibanding 672,2K FARM milik Harvest Finance. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Shentu selama 43 Hari dan Harvest Finance selama 46 Hari.
| CTK | FARM | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp297,69M | Rp92,33M |
Volume (24h) | Rp12,6M | Rp17,88M |
Suplai yang Beredar | 161,4M CTK | 672,2K FARM |
Typical Hold Time | 43 Hari | 46 Hari |
Shentu Chain, sebuah blockchain berbasis delegated proof-of-stake yang menempatkan keamanan sebagai prioritas utama, untuk eksekusi yang dapat dipercaya dari aplikasi dan alat yang penting, termasuk DeFi, NFT, dan kendaraan tanpa pengemudi. Shentu Chain memprioritaskan kompatibilitas cross-chain, yang dibangun sebagai Cosmos Hub dengan kompatibilitas penuh EVM dan Hyperledger Burrow, serta kompatibilitas dengan eWASM dan AntChain milik Ant Financial.
Selengkapnya di halaman CTK →Harvest Finance adalah platform manajemen aset yang berupaya memaksimalkan yield untuk aset yang disimpan ke dalam vault Harvest. Vault protokol ini menjalankan berbagai strategi yield farming; keuntungan dari strategi ini dibagi antara penyedia likuiditas dan pengguna yang memberi imbalan yang digunakan untuk staking di kumpulan bagi hasil mereka.
Selengkapnya di halaman FARM →