Perbedaan Shentu dan Ethereum Name Service: Shentu diperdagangkan di Rp1.841 (kapitalisasi pasar Rp295,52M, volume 24 jam Rp12,58M), sedangkan Ethereum Name Service diperdagangkan di Rp73.993 (kapitalisasi pasar Rp3,02T, volume 24 jam Rp177,3M). Perbedaan utamanya: Ethereum Name Service jauh lebih besar — sekitar 10,2× kapitalisasi pasar Shentu, dan suplai beredar Shentu 161,4M CTK dibanding 40,9M ENS milik Ethereum Name Service. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Shentu selama 43 Hari dan Ethereum Name Service selama 30 Hari.
| CTK | ENS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp295,52M | Rp3,02T |
Volume (24h) | Rp12,58M | Rp177,3M |
Suplai yang Beredar | 161,4M CTK | 40,9M ENS |
Typical Hold Time | 43 Hari | 30 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Shentu Chain, sebuah blockchain berbasis delegated proof-of-stake yang menempatkan keamanan sebagai prioritas utama, untuk eksekusi yang dapat dipercaya dari aplikasi dan alat yang penting, termasuk DeFi, NFT, dan kendaraan tanpa pengemudi. Shentu Chain memprioritaskan kompatibilitas cross-chain, yang dibangun sebagai Cosmos Hub dengan kompatibilitas penuh EVM dan Hyperledger Burrow, serta kompatibilitas dengan eWASM dan AntChain milik Ant Financial.
Selengkapnya di halaman CTK →Ethereum Name Service adalah sistem penamaan terdistribusi, terbuka, dan dapat diperluas yang berbasis di blockchain Ethereum. ENS adalah token tata kelola yang digunakan untuk mengatur protokol dan memengaruhi keputusan dalam menentukan harga address .eth dan price oracle. Pemilik token juga bisa mendelegasikan token mereka ke DAO untuk pemungutan suara.
Selengkapnya di halaman ENS →