Perbedaan Shentu dan EigenCloud: Shentu diperdagangkan di Rp1.837 (kapitalisasi pasar Rp295,52M, volume 24 jam Rp12,58M), sedangkan EigenCloud diperdagangkan di Rp4.465 (kapitalisasi pasar Rp3,67T, volume 24 jam Rp331,25M). Perbedaan utamanya: EigenCloud jauh lebih besar — sekitar 12,4× kapitalisasi pasar Shentu, dan suplai beredar Shentu 161,4M CTK dibanding 822,3M EIGEN milik EigenCloud. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Shentu selama 43 Hari dan EigenCloud selama 25 Hari.
| CTK | EIGEN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp295,52M | Rp3,67T |
Volume (24h) | Rp12,58M | Rp331,25M |
Suplai yang Beredar | 161,4M CTK | 822,3M EIGEN |
Typical Hold Time | 43 Hari | 25 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
Shentu Chain, sebuah blockchain berbasis delegated proof-of-stake yang menempatkan keamanan sebagai prioritas utama, untuk eksekusi yang dapat dipercaya dari aplikasi dan alat yang penting, termasuk DeFi, NFT, dan kendaraan tanpa pengemudi. Shentu Chain memprioritaskan kompatibilitas cross-chain, yang dibangun sebagai Cosmos Hub dengan kompatibilitas penuh EVM dan Hyperledger Burrow, serta kompatibilitas dengan eWASM dan AntChain milik Ant Financial.
Selengkapnya di halaman CTK →Token EIGEN adalah token kerja universal yang dirancang untuk EigenLayer, memberikan keamanan bagi berbagai tugas digital yang tidak hanya dapat diverifikasi secara objektif, tetapi juga dapat diatributkan secara intersubjektif. Berbeda dengan token kerja tradisional yang terkait dengan tugas digital spesifik atau kesalahan objektif yang dapat diverifikasi on-chain, EIGEN menangani kategori kesalahan yang lebih luas, di mana beberapa pengamat eksternal sepakat apakah tugas tersebut dilakukan dengan benar. Ini memperluas jangkauan tugas yang dapat dikelola dengan aman di blockchain. Token EIGEN digunakan untuk mengidentifikasi kesalahan intersubjektif di platform EigenLayer, menjalankan tugas validasi di berbagai Actively Validated Services (AVS), serta memberikan insentif dan sanksi kepada operator berdasarkan kinerja mereka.
Selengkapnya di halaman EIGEN →