Perbedaan Creditcoin dan Zilliqa: Creditcoin diperdagangkan di Rp1.486 (kapitalisasi pasar Rp815,2M, volume 24 jam Rp46,98M), sedangkan Zilliqa diperdagangkan di Rp53,7 (kapitalisasi pasar Rp1,07T, volume 24 jam Rp41,1M). Perbedaan utamanya: Zilliqa lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Creditcoin 549,6M / 600M CTC (92%) dibanding 20,1B / 21B ZIL (96%) milik Zilliqa. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Creditcoin selama 17 Hari dan Zilliqa selama 128 Hari.
| CTC | ZIL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp815,2M | Rp1,07T |
Volume (24h) | Rp46,98M | Rp41,1M |
Suplai yang Beredar | 549,6M / 600M CTC (92%) | 20,1B / 21B ZIL (96%) |
Typical Hold Time | 17 Hari | 128 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Creditcoin adalah proyek yang dikembangkan oleh tim dari Amerika Serikat, Kanada, Korea Selatan, Nigeria, dan Estonia. Proyek ini bertujuan mengatasi kurangnya sistem kredit bagi masyarakat yang tidak memiliki akses perbankan di pasar berkembang. Individu yang tidak dapat mengakses layanan perbankan tradisional sering mengandalkan sumber non-bank untuk pinjaman, namun bank tidak menerima catatan kredit dari sumber ini karena data tersebut sulit diverifikasi. Creditcoin menyelesaikan masalah ini dengan mendokumentasikan riwayat transaksi kredit secara transparan di blockchain publik, menyediakan catatan tepercaya yang dapat digunakan bank.
Selengkapnya di halaman CTC →Zilliqa (ZIL) adalah blockchain publik yang dirancang dengan kemampuan untuk menyelesaikan ribuan transaksi per detik. Proyek ini berusaha untuk memecahkan masalah skalabilitas dan kecepatan blockchain dengan menggunakan sharding sebagai solusi scaling skala lapisan kedua. Platform ini adalah rumah bagi banyak aplikasi terdesentralisasi, dan pada Oktober 2020, platform ini juga memungkinkan adanya staking dan yield farming.
Selengkapnya di halaman ZIL →