Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Creditcoin dan SuperVerse: Creditcoin diperdagangkan di Rp1.507 (kapitalisasi pasar Rp812,86M, volume 24 jam Rp48,43M), sedangkan SuperVerse diperdagangkan di Rp1.546 (kapitalisasi pasar Rp986,12M, volume 24 jam Rp56,72M). Perbedaan utamanya: SuperVerse lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Creditcoin 549,6M / 600M CTC (92%) dibanding 640,2M / 1.000M SUPER (65%) milik SuperVerse. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Creditcoin selama 17 Hari dan SuperVerse selama 27 Hari.
| CTC | SUPER | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp812,86M | Rp986,12M |
Volume (24h) | Rp48,43M | Rp56,72M |
Suplai yang Beredar | 549,6M / 600M CTC (92%) | 640,2M / 1.000M SUPER (65%) |
Typical Hold Time | 17 Hari | 27 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Creditcoin (CTC) saat ini diperdagangkan di zona bearish dengan harga Rp1.530, turun dari level pivot Rp1.503. Token ini menunjukkan sinyal teknis bearish dengan moving averages memberikan 11 sinyal jual dan hanya 2 sinyal beli. Market cap mencapai Rp837,74 juta dengan supply yang hampir penuh (92% dari total supply 600 juta CTC). Hold time rata-rata 17 hari menunjukkan aktivitas trading jangka pendek.
Outlook: Bearish jangka pendek dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang: RSI mendekati oversold bisa memicu rebound teknis. Risiko: Tekanan jual kuat, volume rendah, dan ketidakpastian regulasi crypto di berbagai yurisdiksi. Investor harus waspada terhadap support kunci di Rp1.429.
SuperVerse (SUPER) saat ini diperdagangkan di Rp1.575 dengan kapitalisasi pasar Rp1,01T, menunjukkan sinyal teknis bearish jangka pendek. Token ini memiliki supply yang beredar 640,2 juta dari total maksimum 1 miliar SUPER (65% sirkulasi), dengan rata-rata hold time 27 hari. Meskipun indikator osilator netral, moving averages menunjukkan tekanan jual yang kuat dengan sinyal bearish 4:9.
Outlook keseluruhan menunjukkan tekanan bearish jangka pendek dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang utama terletak pada level support kuat di Rp1.471, sementara risiko utama adalah potensi penurunan menuju support level berikutnya jika resistance di Rp1.640 tidak tertembus. Investor perlu memantau volume trading dan aktivitas on-chain untuk konfirmasi arah trend.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Creditcoin adalah proyek yang dikembangkan oleh tim dari Amerika Serikat, Kanada, Korea Selatan, Nigeria, dan Estonia. Proyek ini bertujuan mengatasi kurangnya sistem kredit bagi masyarakat yang tidak memiliki akses perbankan di pasar berkembang. Individu yang tidak dapat mengakses layanan perbankan tradisional sering mengandalkan sumber non-bank untuk pinjaman, namun bank tidak menerima catatan kredit dari sumber ini karena data tersebut sulit diverifikasi. Creditcoin menyelesaikan masalah ini dengan mendokumentasikan riwayat transaksi kredit secara transparan di blockchain publik, menyediakan catatan tepercaya yang dapat digunakan bank.
Selengkapnya di halaman CTC →SuperVerse adalah protokol keuangan terdesentralisasi cross-chain (DeFi) yang dibangun untuk memfasilitasi peluncuran non-fungible token (NFT) baru tanpa diperlukan pemrograman. Pasar dan seperangkat alat inovatif memungkinkan proyek apa pun untuk menerapkan farming dengan aturannya sendiri. Token SUPER memberi pengguna akses ke berbagai peluang di dunia kripto melalui SUPERVERSE, Partner Video Games, dan drop NFT yang sering terjadi.
Selengkapnya di halaman SUPER →