Perbedaan Creditcoin dan BENQI: Creditcoin diperdagangkan di Rp1.490 (kapitalisasi pasar Rp815,2M, volume 24 jam Rp46,98M), sedangkan BENQI diperdagangkan di Rp20,26 (kapitalisasi pasar Rp147,78M, volume 24 jam Rp8,25M). Perbedaan utamanya: Creditcoin jauh lebih besar — sekitar 5,5× kapitalisasi pasar BENQI, dan suplai beredar Creditcoin 549,6M / 600M CTC (92%) dibanding 7,2B / 7,2B QI (100%) milik BENQI. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Creditcoin selama 17 Hari dan BENQI selama 48 Hari.
| CTC | QI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp815,2M | Rp147,78M |
Volume (24h) | Rp46,98M | Rp8,25M |
Suplai yang Beredar | 549,6M / 600M CTC (92%) | 7,2B / 7,2B QI (100%) |
Typical Hold Time | 17 Hari | 48 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Creditcoin adalah proyek yang dikembangkan oleh tim dari Amerika Serikat, Kanada, Korea Selatan, Nigeria, dan Estonia. Proyek ini bertujuan mengatasi kurangnya sistem kredit bagi masyarakat yang tidak memiliki akses perbankan di pasar berkembang. Individu yang tidak dapat mengakses layanan perbankan tradisional sering mengandalkan sumber non-bank untuk pinjaman, namun bank tidak menerima catatan kredit dari sumber ini karena data tersebut sulit diverifikasi. Creditcoin menyelesaikan masalah ini dengan mendokumentasikan riwayat transaksi kredit secara transparan di blockchain publik, menyediakan catatan tepercaya yang dapat digunakan bank.
Selengkapnya di halaman CTC →BENQI adalah pasar likuiditas terdesentralisasi non-kustodial serta protokol liquid staking yang dibangun di atas jaringan smart contract Avalanche berkecepatan tinggi. Protokol pinjam meminjam memungkinkan pengguna untuk meminjam atau mendapatkan bunga dari aset digital mereka. Protokol Liquid Staking menyediakan akses untuk efisiensi modal, memberikan pengguna kesempatan untuk membuka kunci AVAX yang mereka “staked“ untuk digunakan pada protokol Keuangan Terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman QI →