Perbedaan Cross The Ages dan Streamflow: Cross The Ages diperdagangkan di Rp9,35 (kapitalisasi pasar Rp6,57M, volume 24 jam Rp98,4jt), sedangkan Streamflow diperdagangkan di Rp144,83 (kapitalisasi pasar Rp38,3M, volume 24 jam Rp1,17M). Perbedaan utamanya: Streamflow jauh lebih besar — sekitar 5,8× kapitalisasi pasar Cross The Ages, dan suplai beredar Cross The Ages 500M / 500M CTA (100%) dibanding 254,5M / 1B STREAM (26%) milik Streamflow. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Cross The Ages selama 8 Hari dan Streamflow selama 28 Hari.
| CTA | STREAM | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp6,57M | Rp38,3M |
Volume (24h) | Rp98,4jt | Rp1,17M |
Suplai yang Beredar | 500M / 500M CTA (100%) | 254,5M / 1B STREAM (26%) |
Typical Hold Time | 8 Hari | 28 Hari |
Cross The Ages (CTA) adalah IP multimedia yang mencakup video game, buku, film, koleksi figur, dan lainnya, dengan menggabungkan ekosistem Web2 dan Web3. CTA membangun semesta luas yang menghadirkan berbagai pengalaman dan hiburan bagi komunitasnya.
Selengkapnya di halaman CTA →Streamflow menghadirkan infrastruktur token yang aman, mudah digunakan, dan andal untuk menciptakan serta mendistribusikan token di sepanjang siklus hidupnya—dari peluncuran hingga jatuh tempo. Dengan menyelesaikan masalah ketidakselarasan insentif, Streamflow memastikan ekonomi token yang berkelanjutan.
Selengkapnya di halaman STREAM →