Perbedaan Cross The Ages dan Somnia: Cross The Ages diperdagangkan di Rp14,04 (kapitalisasi pasar Rp7,03M, volume 24 jam Rp248,31jt), sedangkan Somnia diperdagangkan di Rp1.830 (kapitalisasi pasar Rp447,09M, volume 24 jam Rp111,55M). Perbedaan utamanya: Somnia jauh lebih besar — sekitar 63,6× kapitalisasi pasar Cross The Ages, dan suplai beredar Cross The Ages 500M / 500M CTA (100%) dibanding 243,2M / 1B SOMI (25%) milik Somnia. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Cross The Ages selama 7 Hari dan Somnia selama 31 Hari.
| CTA | SOMI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp7,03M | Rp447,09M |
Volume (24h) | Rp248,31jt | Rp111,55M |
Suplai yang Beredar | 500M / 500M CTA (100%) | 243,2M / 1B SOMI (25%) |
Typical Hold Time | 7 Hari | 31 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Cross The Ages (CTA) adalah IP multimedia yang mencakup video game, buku, film, koleksi figur, dan lainnya, dengan menggabungkan ekosistem Web2 dan Web3. CTA membangun semesta luas yang menghadirkan berbagai pengalaman dan hiburan bagi komunitasnya.
Selengkapnya di halaman CTA →Somnia adalah blockchain Layer 1 yang kompatibel dengan EVM, dirancang untuk aplikasi real-time berskala besar di bidang gaming, sosial, metaverse, dan DeFi. Arsitektur MultiStream miliknya mampu memproses lebih dari satu juta transaksi per detik dengan finalitas sub-detik, menghadirkan skalabilitas tanpa hambatan sekaligus menjaga desentralisasi. Dengan eksekusi EVM terkompilasi, IceDB untuk latensi ultra-rendah, dan kompresi canggih, Somnia memastikan interaksi berkecepatan tinggi dan berbiaya rendah untuk aplikasi konsumen generasi berikutnya.
Selengkapnya di halaman SOMI →