Perbedaan Cross The Ages dan Stader: Cross The Ages diperdagangkan di Rp9,35 (kapitalisasi pasar Rp6,57M, volume 24 jam Rp98,4jt), sedangkan Stader diperdagangkan di Rp1.839 (kapitalisasi pasar Rp130,26M, volume 24 jam Rp12,52M). Perbedaan utamanya: Stader jauh lebih besar — sekitar 19,8× kapitalisasi pasar Cross The Ages, dan suplai beredar Cross The Ages 500M / 500M CTA (100%) dibanding 70,8M / 120M SD (59%) milik Stader. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Cross The Ages selama 8 Hari dan Stader selama 13 Hari.
| CTA | SD | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp6,57M | Rp130,26M |
Volume (24h) | Rp98,4jt | Rp12,52M |
Suplai yang Beredar | 500M / 500M CTA (100%) | 70,8M / 120M SD (59%) |
Typical Hold Time | 8 Hari | 13 Hari |
Cross The Ages (CTA) adalah IP multimedia yang mencakup video game, buku, film, koleksi figur, dan lainnya, dengan menggabungkan ekosistem Web2 dan Web3. CTA membangun semesta luas yang menghadirkan berbagai pengalaman dan hiburan bagi komunitasnya.
Selengkapnya di halaman CTA →Stader mengembangkan staking middleware untuk berbagai jaringan PoS, menawarkan smart contract modular bagi solusi pihak ketiga. Dalam jangka pendek, Stader akan meluncurkan kontrak di blockchain seperti Terra dan Ethereum untuk mendukung yield farming dan Gaming. Jangka panjang, Stader mendorong aplikasi staking pihak ketiga di platformnya.
Selengkapnya di halaman SD →