Perbedaan Cross The Ages dan Merlin Chain: Cross The Ages diperdagangkan di Rp14,04 (kapitalisasi pasar Rp7,03M, volume 24 jam Rp248,31jt), sedangkan Merlin Chain diperdagangkan di Rp308,55 (kapitalisasi pasar Rp406,89M, volume 24 jam Rp47,96M). Perbedaan utamanya: Merlin Chain jauh lebih besar — sekitar 57,9× kapitalisasi pasar Cross The Ages, dan suplai beredar Cross The Ages 500M / 500M CTA (100%) dibanding 1,3B / 2,1B MERL (63%) milik Merlin Chain. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Cross The Ages selama 7 Hari dan Merlin Chain selama 9 Hari.
| CTA | MERL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp7,03M | Rp406,89M |
Volume (24h) | Rp248,31jt | Rp47,96M |
Suplai yang Beredar | 500M / 500M CTA (100%) | 1,3B / 2,1B MERL (63%) |
Typical Hold Time | 7 Hari | 9 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Cross The Ages (CTA) adalah IP multimedia yang mencakup video game, buku, film, koleksi figur, dan lainnya, dengan menggabungkan ekosistem Web2 dan Web3. CTA membangun semesta luas yang menghadirkan berbagai pengalaman dan hiburan bagi komunitasnya.
Selengkapnya di halaman CTA →Merlin Chain adalah solusi Layer 2 untuk Bitcoin yang mengintegrasikan jaringan ZK-Rollup, jaringan oracle terdesentralisasi, dan fraud proofs. Tujuannya adalah meningkatkan aset, protokol, dan aplikasi Layer 1 Bitcoin, mendorong inovasi, dan memaksimalkan potensi aset di Layer 2. Token asli, MERL, digunakan untuk staking guna mendukung keamanan Merlin Chain.
Selengkapnya di halaman MERL →