Perbedaan Cross The Ages dan GT Protocol: Cross The Ages diperdagangkan di Rp9,35 (kapitalisasi pasar Rp6,57M, volume 24 jam Rp98,4jt), sedangkan GT Protocol diperdagangkan di Rp134,16 (kapitalisasi pasar Rp10,04M, volume 24 jam Rp3,04M). Perbedaan utamanya: GT Protocol lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Cross The Ages 500M / 500M CTA (100%) dibanding 68,8M / 75M GTAI (92%) milik GT Protocol. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Cross The Ages selama 8 Hari dan GT Protocol selama 18 Hari.
| CTA | GTAI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp6,57M | Rp10,04M |
Volume (24h) | Rp98,4jt | Rp3,04M |
Suplai yang Beredar | 500M / 500M CTA (100%) | 68,8M / 75M GTAI (92%) |
Typical Hold Time | 8 Hari | 18 Hari |
Cross The Ages (CTA) adalah IP multimedia yang mencakup video game, buku, film, koleksi figur, dan lainnya, dengan menggabungkan ekosistem Web2 dan Web3. CTA membangun semesta luas yang menghadirkan berbagai pengalaman dan hiburan bagi komunitasnya.
Selengkapnya di halaman CTA →Protokol GT menghadirkan ekosistem kuat yang menggabungkan protokol investasi untuk manajemen dana Web3 terdesentralisasi dengan Teknologi Eksekusi AI Blockchain, semuanya dapat diakses melalui GT API SDK. Ekosistem ini mencakup GT APP, platform investasi Web3 yang telah menarik pengguna terdaftar. GT Protocol juga telah mencapai tonggak penting, seperti menjadi broker resmi untuk Binance dan menjalin kemitraan dengan blockchain TRON.
Selengkapnya di halaman GTAI →