Perbedaan Cross The Ages dan Frax: Cross The Ages diperdagangkan di Rp14,04 (kapitalisasi pasar Rp7,1M, volume 24 jam Rp158,99jt), sedangkan Frax diperdagangkan di Rp4.556 (kapitalisasi pasar Rp424,38M, volume 24 jam Rp8,25M). Perbedaan utamanya: Frax jauh lebih besar — sekitar 59,8× kapitalisasi pasar Cross The Ages, dan suplai beredar Cross The Ages 500M / 500M CTA (100%) dibanding 93,6M / 99,7M FRAX (94%) milik Frax. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Cross The Ages selama 7 Hari dan Frax selama 8 Hari.
| CTA | FRAX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp7,1M | Rp424,38M |
Volume (24h) | Rp158,99jt | Rp8,25M |
Suplai yang Beredar | 500M / 500M CTA (100%) | 93,6M / 99,7M FRAX (94%) |
Typical Hold Time | 7 Hari | 8 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Cross The Ages (CTA) adalah IP multimedia yang mencakup video game, buku, film, koleksi figur, dan lainnya, dengan menggabungkan ekosistem Web2 dan Web3. CTA membangun semesta luas yang menghadirkan berbagai pengalaman dan hiburan bagi komunitasnya.
Selengkapnya di halaman CTA →FRAX adalah token native dari ekosistem Frax, sebuah protokol keuangan terdesentralisasi yang berfokus pada pengembangan stablecoin yang scalable, efisien secara modal, dan didukung oleh kolateral sebagian. Frax menggabungkan mekanisme algoritmik dengan jaminan aset untuk menjaga stabilitas harga, sekaligus memungkinkan integrasi luas di berbagai aplikasi DeFi seperti lending, trading, dan strategi yield. Ekosistem ini bertujuan menyediakan uang digital yang stabil dan permissionless untuk sistem keuangan on-chain.
Selengkapnya di halaman FRAX →