Perbedaan Casper dan LayerZero: Casper diperdagangkan di Rp32,34 (kapitalisasi pasar Rp534,42M, volume 24 jam Rp36,72M), sedangkan LayerZero diperdagangkan di Rp15.521 (kapitalisasi pasar Rp5,46T, volume 24 jam Rp256,66M). Perbedaan utamanya: LayerZero jauh lebih besar — sekitar 10,2× kapitalisasi pasar Casper, dan suplai LayerZero dibatasi (353,7M / 1B ZRO (36%)), sedangkan Casper terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Casper selama 13 Hari dan LayerZero selama 13 Hari.
| CSPR | ZRO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp534,42M | Rp5,46T |
Volume (24h) | Rp36,72M | Rp256,66M |
Suplai yang Beredar | 16,6B CSPR | 353,7M / 1B ZRO (36%) |
Typical Hold Time | 13 Hari | 13 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Casper adalah blockchain Layer-1 Proof-of-Stake yang bertujuan membawa aset dunia nyata ke on-chain. Diluncurkan di mainnet pada Maret 2021, Casper menyediakan infrastruktur untuk aset tokenisasi, dengan fitur smart contract yang dapat di-upgrade, kontrol akses di tingkat protokol, dan dukungan native untuk berbagai virtual machine (VM).
Selengkapnya di halaman CSPR →LayerZero adalah protokol interoperabilitas blockchain yang menghubungkan berbagai blockchain untuk mendukung pengembangan aplikasi dan token omnichain. LayerZero menggunakan endpoint on-chain yang tidak dapat diubah dan Security Stack, memastikan pesan yang aman dan bebas sensor di berbagai jaringan blockchain.
Selengkapnya di halaman ZRO →