Perbedaan Casper dan Turtle: Casper diperdagangkan di Rp40,35 (kapitalisasi pasar Rp534,42M, volume 24 jam Rp36,72M), sedangkan Turtle diperdagangkan di Rp769,78 (kapitalisasi pasar Rp120,55M, volume 24 jam Rp18,26M). Perbedaan utamanya: Casper jauh lebih besar — sekitar 4,4× kapitalisasi pasar Turtle, dan suplai Turtle dibatasi (154,7M / 1B TURTLE (16%)), sedangkan Casper terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Casper selama 14 Hari dan Turtle selama 12 Hari.
| CSPR | TURTLE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp534,42M | Rp120,55M |
Volume (24h) | Rp36,72M | Rp18,26M |
Suplai yang Beredar | 16,6B CSPR | 154,7M / 1B TURTLE (16%) |
Typical Hold Time | 14 Hari | 12 Hari |
Casper adalah blockchain Layer-1 Proof-of-Stake yang bertujuan membawa aset dunia nyata ke on-chain. Diluncurkan di mainnet pada Maret 2021, Casper menyediakan infrastruktur untuk aset tokenisasi, dengan fitur smart contract yang dapat di-upgrade, kontrol akses di tingkat protokol, dan dukungan native untuk berbagai virtual machine (VM).
Selengkapnya di halaman CSPR →Turtle menyelaraskan insentif antara protokol dan penyedia likuiditas untuk menghadirkan peluang yield unik. Sistem non-kustodial ini terintegrasi dengan API dan smart contract teraudit untuk melacak aliran likuiditas serta menyalurkan reward secara transparan. Turtle juga menyediakan layanan konsultasi bagi protokol yang membutuhkan insentif likuiditas yang efisien.
Selengkapnya di halaman TURTLE →