Perbedaan Casper dan TAC Protocol: Casper diperdagangkan di Rp31,99 (kapitalisasi pasar Rp534,42M, volume 24 jam Rp36,72M), sedangkan TAC Protocol diperdagangkan di Rp50,82 (kapitalisasi pasar Rp239,02M, volume 24 jam Rp90,16M). Perbedaan utamanya: Casper jauh lebih besar — sekitar 2,2× kapitalisasi pasar TAC Protocol, dan suplai beredar Casper 16,6B CSPR dibanding 4,7B TAC milik TAC Protocol. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Casper selama 13 Hari dan TAC Protocol selama 4 Hari.
| CSPR | TAC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp534,42M | Rp239,02M |
Volume (24h) | Rp36,72M | Rp90,16M |
Suplai yang Beredar | 16,6B CSPR | 4,7B TAC |
Typical Hold Time | 13 Hari | 4 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Casper adalah blockchain Layer-1 Proof-of-Stake yang bertujuan membawa aset dunia nyata ke on-chain. Diluncurkan di mainnet pada Maret 2021, Casper menyediakan infrastruktur untuk aset tokenisasi, dengan fitur smart contract yang dapat di-upgrade, kontrol akses di tingkat protokol, dan dukungan native untuk berbagai virtual machine (VM).
Selengkapnya di halaman CSPR →TAC adalah blockchain EVM-compatible pertama yang dibangun khusus untuk ekosistem TON dan Telegram. TAC menghadirkan fungsionalitas DeFi lengkap sejak awal dengan infrastruktur EVM, aplikasi DeFi unggulan yang sudah tersedia, serta likuiditas dari Ethereum dan BTC.
Selengkapnya di halaman TAC →