Perbedaan Casper dan Lombard Staked BTC: Casper diperdagangkan di Rp32,43 (kapitalisasi pasar Rp534,42M, volume 24 jam Rp36,72M), sedangkan Lombard Staked BTC diperdagangkan di Rp1.130.199.468 (kapitalisasi pasar Rp13,39T, volume 24 jam Rp7,22M). Perbedaan utamanya: Lombard Staked BTC jauh lebih besar — sekitar 25,1× kapitalisasi pasar Casper, dan suplai beredar Casper 16,6B CSPR dibanding 11,8K LBTC milik Lombard Staked BTC. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Casper selama 13 Hari dan Lombard Staked BTC selama 9 Hari.
| CSPR | LBTC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp534,42M | Rp13,39T |
Volume (24h) | Rp36,72M | Rp7,22M |
Suplai yang Beredar | 16,6B CSPR | 11,8K LBTC |
Typical Hold Time | 13 Hari | 9 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Casper adalah blockchain Layer-1 Proof-of-Stake yang bertujuan membawa aset dunia nyata ke on-chain. Diluncurkan di mainnet pada Maret 2021, Casper menyediakan infrastruktur untuk aset tokenisasi, dengan fitur smart contract yang dapat di-upgrade, kontrol akses di tingkat protokol, dan dukungan native untuk berbagai virtual machine (VM).
Selengkapnya di halaman CSPR →LBTC adalah aset Bitcoin likuid dari Lombard yang menghubungkan Bitcoin dengan ekosistem DeFi. Didukung 1:1 oleh BTC, LBTC memungkinkan pemegangnya memperoleh yield dari staking Babylon sekaligus menggunakan Bitcoin untuk aktivitas DeFi seperti trading, lending, borrowing, dan yield farming melalui desain yang secara native bersifat lintas chain.
Selengkapnya di halaman LBTC →