Perbedaan Casper dan Haedal Protocol: Casper diperdagangkan di Rp32,34 (kapitalisasi pasar Rp534,42M, volume 24 jam Rp36,72M), sedangkan Haedal Protocol diperdagangkan di Rp288,84 (kapitalisasi pasar Rp131,12M, volume 24 jam Rp28,74M). Perbedaan utamanya: Casper jauh lebih besar — sekitar 4,1× kapitalisasi pasar Haedal Protocol, dan suplai Haedal Protocol dibatasi (454,2M / 1B HAEDAL (46%)), sedangkan Casper terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Casper selama 13 Hari dan Haedal Protocol selama 14 Hari.
| CSPR | HAEDAL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp534,42M | Rp131,12M |
Volume (24h) | Rp36,72M | Rp28,74M |
Suplai yang Beredar | 16,6B CSPR | 454,2M / 1B HAEDAL (46%) |
Typical Hold Time | 13 Hari | 14 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Casper adalah blockchain Layer-1 Proof-of-Stake yang bertujuan membawa aset dunia nyata ke on-chain. Diluncurkan di mainnet pada Maret 2021, Casper menyediakan infrastruktur untuk aset tokenisasi, dengan fitur smart contract yang dapat di-upgrade, kontrol akses di tingkat protokol, dan dukungan native untuk berbagai virtual machine (VM).
Selengkapnya di halaman CSPR →Haedal adalah protokol liquid staking terkemuka yang dibangun secara native di jaringan Sui. Protokol ini menyediakan infrastruktur yang kuat, memungkinkan pengguna untuk melakukan staking token SUI dan Walrus ke validator guna memperoleh imbal hasil konsensus secara berkelanjutan, sekaligus membuka likuiditas LST yang dapat dimanfaatkan di berbagai ekosistem DeFi. Haedal bertujuan menjadi tempat utama bagi pengguna untuk staking dan mendapatkan imbal hasil di ekosistem Sui.
Selengkapnya di halaman HAEDAL →