Perbedaan Casper dan Gas: Casper diperdagangkan di Rp32,43 (kapitalisasi pasar Rp534,42M, volume 24 jam Rp36,72M), sedangkan Gas diperdagangkan di Rp18.793 (kapitalisasi pasar Rp1,22T, volume 24 jam Rp42,56M). Perbedaan utamanya: Gas jauh lebih besar — sekitar 2,3× kapitalisasi pasar Casper, dan suplai beredar Casper 16,6B CSPR dibanding 65M GAS milik Gas. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Casper selama 13 Hari dan Gas selama 47 Hari.
| CSPR | GAS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp534,42M | Rp1,22T |
Volume (24h) | Rp36,72M | Rp42,56M |
Suplai yang Beredar | 16,6B CSPR | 65M GAS |
Typical Hold Time | 13 Hari | 47 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Casper adalah blockchain Layer-1 Proof-of-Stake yang bertujuan membawa aset dunia nyata ke on-chain. Diluncurkan di mainnet pada Maret 2021, Casper menyediakan infrastruktur untuk aset tokenisasi, dengan fitur smart contract yang dapat di-upgrade, kontrol akses di tingkat protokol, dan dukungan native untuk berbagai virtual machine (VM).
Selengkapnya di halaman CSPR →GAS adalah token NEP-17 di Neo yang digunakan untuk menyelesaikan biaya transaksi jaringan Neo. Neo sendiri adalah blockchain Layer-1 yang memanfaatkan Neo Virtual Machine (NVM) untuk mengeksekusi kontrak pintar dan melayani pengalaman developer dengan mendukung berbagai bahasa pemrograman. Neo menggunakan mekanisme konsensus Byzantine Fault Tolerance (dBFT) yang didelegasikan untuk mencapai konsensus jaringan.
Selengkapnya di halaman GAS →