Perbedaan Casper dan Epic Chain: Casper diperdagangkan di Rp32,01 (kapitalisasi pasar Rp534,42M, volume 24 jam Rp36,72M), sedangkan Epic Chain diperdagangkan di Rp6.909 (kapitalisasi pasar Rp232,94M, volume 24 jam Rp187,57M). Perbedaan utamanya: Casper jauh lebih besar — sekitar 2,3× kapitalisasi pasar Epic Chain, dan suplai Epic Chain dibatasi (33,6M / 33,6M EPIC (100%)), sedangkan Casper terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Casper selama 13 Hari dan Epic Chain selama 10 Hari.
| CSPR | EPIC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp534,42M | Rp232,94M |
Volume (24h) | Rp36,72M | Rp187,57M |
Suplai yang Beredar | 16,6B CSPR | 33,6M / 33,6M EPIC (100%) |
Typical Hold Time | 13 Hari | 10 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Casper adalah blockchain Layer-1 Proof-of-Stake yang bertujuan membawa aset dunia nyata ke on-chain. Diluncurkan di mainnet pada Maret 2021, Casper menyediakan infrastruktur untuk aset tokenisasi, dengan fitur smart contract yang dapat di-upgrade, kontrol akses di tingkat protokol, dan dukungan native untuk berbagai virtual machine (VM).
Selengkapnya di halaman CSPR →Epic Chain (EPIC), penerus Ethernity Chain (ERN), disetujui oleh 97,1% komunitas dan kini beroperasi sebagai blockchain ETH Layer 2. Berfokus pada Aset Dunia Nyata (RWA) dan hiburan, platform ini mengintegrasikan keamanan berbasis AI, DRM, dan teknologi Web3. Dengan pasar hiburan diperkirakan mencapai $3,5 triliun pada 2030, Epic Chain memungkinkan merek global membawa franchise mereka ke blockchain, termasuk tokoh ikonik seperti Messi, Shaq, dan Muhammad Ali. Kini, Epic memperluas jangkauannya ke franchise hiburan terkemuka dengan skalabilitas, keamanan, dan efisiensi yang lebih baik.
Selengkapnya di halaman EPIC →