Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja CSIS WARRANT SERIES I (CSIS-W) vs Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA)

CSIS WARRANT SERIES ITrading
Japfa Comfeed Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan CSIS WARRANT SERIES I dan Japfa Comfeed Indonesia Tbk.: CSIS WARRANT SERIES I diperdagangkan di Rp80 (kapitalisasi pasar 4,18 M, volume 24 jam 5,4 rb), sedangkan Japfa Comfeed Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp2.260 (kapitalisasi pasar 26,5 T, volume 24 jam 1,57 jt). Perbedaan utamanya: Japfa Comfeed Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 6339,7× kapitalisasi pasar CSIS WARRANT SERIES I, dan Japfa Comfeed Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (1,57 jt vs 5,4 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

CSIS-WJPFA
Kapitalisasi Pasar
4,18 M26,5 T
Volume
5,4 rb1,57 jt
Lot
5415,73 rb
Perputaran
432 rb3,54 M
Harga Rata-rata
802.251,93
Nilai Transaksi
432 rb3,54 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
2.260
Volume Ekuilibrium Indikatif
41,1 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

JPFA
Lihat detail

Tentang CSIS WARRANT SERIES I

PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk (the Company) was established based on the Deed of Notary Djurnawati Soetarmono, SH, No. 52 dated June 2, 1995. The Company belongs to a group of companies owned by PT Andalan Utama Bintara.

Selengkapnya di halaman CSIS-W

Tentang Japfa Comfeed Indonesia Tbk.

PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (the Company) was established within the framework of the Foreign Capital Investment Law No. 1 year 1967 based on Notarial Deed No. 59 dated January 18, 1971 of Djojo Muljadi, S.H., public notary, as amended by Notarial Deed No. 60 dated Februari 15, 1972, of the same notary. Japfa is currently the second largest animal feed producer in Indonesia with an estimated market share of around 35% in the domestic poultry feed market. The company was originally involved in the production of copra extraction pellets

Selengkapnya di halaman JPFA