Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Cahayasakti Investindo Sukses Tbk. (CSIS) vs Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk. (GMFI)

Cahayasakti Investindo Sukses Tbk.Trading
Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Cahayasakti Investindo Sukses Tbk. dan Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk.: Cahayasakti Investindo Sukses Tbk. diperdagangkan di Rp163 (kapitalisasi pasar 294,6 M, volume 24 jam 1,22 jt), sedangkan Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk. diperdagangkan di Rp52 (kapitalisasi pasar 6,49 T, volume 24 jam 65,88 jt). Perbedaan utamanya: Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 22× kapitalisasi pasar Cahayasakti Investindo Sukses Tbk., dan Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (65,88 jt vs 1,22 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

CSISGMFI
Kapitalisasi Pasar
294,6 M6,49 T
Volume
1,22 jt65,88 jt
Lot
12,24 rb658,78 rb
Perputaran
199,03 jt3,43 M
Harga Rata-rata
162,6852,1
Nilai Transaksi
199,03 jt3,43 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
16352
Volume Ekuilibrium Indikatif
18669,02 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

CSIS
Lihat detail
GMFI
Lihat detail

Tentang Cahayasakti Investindo Sukses Tbk.

PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk (the Company) was established based on the Deed of Notary Djurnawati Soetarmono, SH, No. 52 dated June 2, 1995. The Company belongs to a group of companies owned by PT Andalan Utama Bintara.

Selengkapnya di halaman CSIS

Tentang Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk.

Starting out in 1949, GMF AeroAsia originated as the Technical Division of Garuda Indonesia Airlines at the Kemayoran and Halim Perdanakusuma airports in Jakarta, Indonesia. In 1984, GMF AeroAsia was relocated to Soekarno-Hatta International Airport and rebranded itself as the Division of Maintenance & Engineering (M & E), which eventually developed into an independent business unit.Subsequently in 1998, the M & E Division transformed into the Strategic Business Unit (SBU-GMF), handling all Garuda Indonesia's fleet maintenance activities, thus honing its competitive edge. Eventually in 2002 SBU-GMF was spun off from Garuda Indonesia, and officially became an independent entity under the name of PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia.GMF AeroAsia is now rightly considered as the best and biggest aircraft maintenance companies in the region, providing the excellence of integrated solutions for all customers around the world.PT. Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (the Company) was established based on deed No. 93 dated April 26, 2002 of Arry Supratno, SH, notary in Jakarta.

Selengkapnya di halaman GMFI