Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Cahayasakti Investindo Sukses Tbk. (CSIS) vs Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk. (ELPI)

Cahayasakti Investindo Sukses Tbk.Trading
Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Cahayasakti Investindo Sukses Tbk. dan Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk.: Cahayasakti Investindo Sukses Tbk. diperdagangkan di Rp163 (kapitalisasi pasar 294,6 M, volume 24 jam 1,22 jt), sedangkan Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk. diperdagangkan di Rp990 (kapitalisasi pasar 7,54 T, volume 24 jam 1,19 jt). Perbedaan utamanya: Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk. jauh lebih besar — sekitar 25,6× kapitalisasi pasar Cahayasakti Investindo Sukses Tbk., dan Cahayasakti Investindo Sukses Tbk. lebih aktif diperdagangkan (1,22 jt vs 1,19 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

CSISELPI
Kapitalisasi Pasar
294,6 M7,54 T
Volume
1,22 jt1,19 jt
Lot
12,24 rb11,86 rb
Perputaran
199,03 jt1,18 M
Harga Rata-rata
162,68993,6
Nilai Transaksi
199,03 jt1,18 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
163990
Volume Ekuilibrium Indikatif
186335

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

CSIS
Lihat detail
ELPI
Lihat detail

Tentang Cahayasakti Investindo Sukses Tbk.

PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk (the Company) was established based on the Deed of Notary Djurnawati Soetarmono, SH, No. 52 dated June 2, 1995. The Company belongs to a group of companies owned by PT Andalan Utama Bintara.

Selengkapnya di halaman CSIS

Tentang Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk.

PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (the Entity) was established based on Notarial Deed No. 11 of Grace Margareth Goenawan, S.H., dated April 20, 1992 in Ambon. PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari is the parent Entity, whereas PT Kreasi Cipta Timur is the ultimate parent of the Entity. The Entity’s Ultimate Beneficiary Ownership (UBO) is Eka Taniputra.

Selengkapnya di halaman ELPI