Perbedaan Cronos dan 0x Protocol: Cronos diperdagangkan di Rp843,2 (kapitalisasi pasar Rp39,79T, volume 24 jam Rp56,53M), sedangkan 0x Protocol diperdagangkan di Rp1.382 (kapitalisasi pasar Rp1,17T, volume 24 jam Rp65,95M). Perbedaan utamanya: Cronos jauh lebih besar — sekitar 34× kapitalisasi pasar 0x Protocol, dan suplai beredar Cronos 47,3B / 100B CRO (48%) dibanding 848,4M / 1B ZRX (85%) milik 0x Protocol. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Cronos selama 13 Hari dan 0x Protocol selama 137 Hari.
| CRO | ZRX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp39,79T | Rp1,17T |
Volume (24h) | Rp56,53M | Rp65,95M |
Suplai yang Beredar | 47,3B / 100B CRO (48%) | 848,4M / 1B ZRX (85%) |
Typical Hold Time | 13 Hari | 137 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
Cronos adalah token asli ekosistem Cronos, jaringan berperforma tinggi untuk mendukung dApp dan menjembatani pengguna ke Web3. CRO berfungsi sebagai token utilitas platform Crypto.com, menawarkan hadiah staking dan potongan biaya. Token ini mendukung transaksi di blockchain yang kompatibel dengan EVM.
Selengkapnya di halaman CRO →0x adalah protokol infrastruktur yang memungkinkan pengguna untuk dengan mudah berdagang token ERC20 dan aset lainnya di blockchain Ethereum tanpa bergantung pada perantara terpusat seperti bursa cryptocurrency tradisional. Kasus penggunaan untuk protokol 0x mencakup: pasar bergaya eBay untuk barang dan layanan digital, trading desk OTC, fungsi pertukaran untuk protokol DeFi dan pertukaran desentralisasi biasa.
Selengkapnya di halaman ZRX →