Perbedaan Cronos dan Zerobase: Cronos diperdagangkan di Rp993,12 (kapitalisasi pasar Rp45,71T, volume 24 jam Rp105,81M), sedangkan Zerobase diperdagangkan di Rp2.169 (kapitalisasi pasar Rp668,55M, volume 24 jam Rp199,85M). Perbedaan utamanya: Cronos jauh lebih besar — sekitar 68,4× kapitalisasi pasar Zerobase, dan suplai beredar Cronos 46,1B / 100B CRO (47%) dibanding 308,3M / 1B ZBT (31%) milik Zerobase. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Cronos selama 12 Hari dan Zerobase selama 6 Hari.
| CRO | ZBT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp45,71T | Rp668,55M |
Volume (24h) | Rp105,81M | Rp199,85M |
Suplai yang Beredar | 46,1B / 100B CRO (47%) | 308,3M / 1B ZBT (31%) |
Typical Hold Time | 12 Hari | 6 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Cronos adalah token asli ekosistem Cronos, jaringan berperforma tinggi untuk mendukung dApp dan menjembatani pengguna ke Web3. CRO berfungsi sebagai token utilitas platform Crypto.com, menawarkan hadiah staking dan potongan biaya. Token ini mendukung transaksi di blockchain yang kompatibel dengan EVM.
Selengkapnya di halaman CRO →Zerobase adalah jaringan infrastruktur kriptografi yang memanfaatkan zero-knowledge proofs (ZKPs) dan trusted execution environments (TEEs) untuk menghadirkan staking yang privat, sesuai regulasi, dan terprogram. Zerobase mendukung zkStaking, zkLogin, dan ProofYield untuk institusi DeFi, privasi pengguna, dan strategi aset dunia nyata tanpa mengungkap data sensitif.
Selengkapnya di halaman ZBT →