Perbedaan Cronos dan Tensor: Cronos diperdagangkan di Rp992,88 (kapitalisasi pasar Rp45,51T, volume 24 jam Rp105,12M), sedangkan Tensor diperdagangkan di Rp564,29 (kapitalisasi pasar Rp272,04M, volume 24 jam Rp187,6M). Perbedaan utamanya: Cronos jauh lebih besar — sekitar 167,3× kapitalisasi pasar Tensor, dan suplai Cronos dibatasi (46,1B / 100B CRO (47%)), sedangkan Tensor terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Cronos selama 12 Hari dan Tensor selama 34 Hari.
| CRO | TNSR | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp45,51T | Rp272,04M |
Volume (24h) | Rp105,12M | Rp187,6M |
Suplai yang Beredar | 46,1B / 100B CRO (47%) | 487,8M TNSR |
Typical Hold Time | 12 Hari | 34 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Cronos adalah token asli ekosistem Cronos, jaringan berperforma tinggi untuk mendukung dApp dan menjembatani pengguna ke Web3. CRO berfungsi sebagai token utilitas platform Crypto.com, menawarkan hadiah staking dan potongan biaya. Token ini mendukung transaksi di blockchain yang kompatibel dengan EVM.
Selengkapnya di halaman CRO →Tensor adalah pasar NFT terbesar di Solana: 60-70% dari volume NFT Solana mengalir melalui protokol pasar Tensor setiap hari. Tensor diluncurkan pada bulan Juli 2022 dan mendapatkan momentum karena menawarkan pengalaman perdagangan NFT yang cepat dan profesional di Solana. Dalam waktu kurang dari setahun, Tensor dengan cepat naik ke posisi #1 sebagai pasar NFT teratas. Sejak itu, sebagian besar kolektor dan pedagang NFT Solana menggunakan Tensor sebagai pasar NFT harian mereka karena menyediakan cakupan terluas dari proyek NFT terbaru di Solana.
Selengkapnya di halaman TNSR →