Perbedaan Cronos dan Stader: Cronos diperdagangkan di Rp833,83 (kapitalisasi pasar Rp39,45T, volume 24 jam Rp73,48M), sedangkan Stader diperdagangkan di Rp1.837 (kapitalisasi pasar Rp129,44M, volume 24 jam Rp12,11M). Perbedaan utamanya: Cronos jauh lebih besar — sekitar 304,8× kapitalisasi pasar Stader, dan suplai beredar Cronos 47,3B / 100B CRO (48%) dibanding 70,8M / 120M SD (59%) milik Stader. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Cronos selama 13 Hari dan Stader selama 13 Hari.
| CRO | SD | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp39,45T | Rp129,44M |
Volume (24h) | Rp73,48M | Rp12,11M |
Suplai yang Beredar | 47,3B / 100B CRO (48%) | 70,8M / 120M SD (59%) |
Typical Hold Time | 13 Hari | 13 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
Cronos adalah token asli ekosistem Cronos, jaringan berperforma tinggi untuk mendukung dApp dan menjembatani pengguna ke Web3. CRO berfungsi sebagai token utilitas platform Crypto.com, menawarkan hadiah staking dan potongan biaya. Token ini mendukung transaksi di blockchain yang kompatibel dengan EVM.
Selengkapnya di halaman CRO →Stader mengembangkan staking middleware untuk berbagai jaringan PoS, menawarkan smart contract modular bagi solusi pihak ketiga. Dalam jangka pendek, Stader akan meluncurkan kontrak di blockchain seperti Terra dan Ethereum untuk mendukung yield farming dan Gaming. Jangka panjang, Stader mendorong aplikasi staking pihak ketiga di platformnya.
Selengkapnya di halaman SD →