Perbedaan Cronos dan Reserve Rights: Cronos diperdagangkan di Rp993,06 (kapitalisasi pasar Rp45,71T, volume 24 jam Rp105,81M), sedangkan Reserve Rights diperdagangkan di Rp22,05 (kapitalisasi pasar Rp1,38T, volume 24 jam Rp74,26M). Perbedaan utamanya: Cronos jauh lebih besar — sekitar 33,1× kapitalisasi pasar Reserve Rights, dan suplai beredar Cronos 46,1B / 100B CRO (47%) dibanding 62,6B / 100B RSR (63%) milik Reserve Rights. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Cronos selama 12 Hari dan Reserve Rights selama 43 Hari.
| CRO | RSR | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp45,71T | Rp1,38T |
Volume (24h) | Rp105,81M | Rp74,26M |
Suplai yang Beredar | 46,1B / 100B CRO (47%) | 62,6B / 100B RSR (63%) |
Typical Hold Time | 12 Hari | 43 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Cronos adalah token asli ekosistem Cronos, jaringan berperforma tinggi untuk mendukung dApp dan menjembatani pengguna ke Web3. CRO berfungsi sebagai token utilitas platform Crypto.com, menawarkan hadiah staking dan potongan biaya. Token ini mendukung transaksi di blockchain yang kompatibel dengan EVM.
Selengkapnya di halaman CRO →Reserve Rights merupakan token ERC-20 yang bisa digunakan sebagai token tata kelola untuk Reserve stablecoins (RTokens), di mana perubahan RTokens dapat diusulkan dan di-vote dengan RSR. Tidak seperti umumnya stablecoin yang nilainya didukung cadangan dolar AS dalam rekening bank di bawah kendali penerbit stablecoin atau kustodian tepercaya, stablecoin Reserve didukung oleh beberapa mata uang kripto yang dikelola oleh kontrak pintar.
Selengkapnya di halaman RSR →