Perbedaan Cronos dan Roam: Cronos diperdagangkan di Rp993,66 (kapitalisasi pasar Rp45,51T, volume 24 jam Rp105,12M), sedangkan Roam diperdagangkan di Rp135,63 (kapitalisasi pasar Rp48,15M, volume 24 jam Rp24,69M). Perbedaan utamanya: Cronos jauh lebih besar — sekitar 945,2× kapitalisasi pasar Roam, dan suplai beredar Cronos 46,1B / 100B CRO (47%) dibanding 355,6M / 1B ROAM (36%) milik Roam. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Cronos selama 12 Hari dan Roam selama 6 Hari.
| CRO | ROAM | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp45,51T | Rp48,15M |
Volume (24h) | Rp105,12M | Rp24,69M |
Suplai yang Beredar | 46,1B / 100B CRO (47%) | 355,6M / 1B ROAM (36%) |
Typical Hold Time | 12 Hari | 6 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Cronos adalah token asli ekosistem Cronos, jaringan berperforma tinggi untuk mendukung dApp dan menjembatani pengguna ke Web3. CRO berfungsi sebagai token utilitas platform Crypto.com, menawarkan hadiah staking dan potongan biaya. Token ini mendukung transaksi di blockchain yang kompatibel dengan EVM.
Selengkapnya di halaman CRO →Roam adalah jaringan nirkabel terdesentralisasi terbesar di dunia. Proyek ini berfokus membangun jaringan nirkabel global dengan akses terbuka yang menyediakan koneksi otomatis, memungkinkan perpindahan mulus antar jaringan, serta menjamin konektivitas aman bagi individu, perangkat pintar, dan agen AI. Dengan memanfaatkan infrastruktur kredensial berbasis blockchain, Roam telah mendorong adopsi luas WiFi OpenRoaming, menghadirkan layanan eSIM pintar global, dan menciptakan lapisan data terlindungi privasi untuk aplikasi AI.
Selengkapnya di halaman ROAM →