Perbedaan Cronos dan FC Porto Fan Token: Cronos diperdagangkan di Rp992,88 (kapitalisasi pasar Rp45,51T, volume 24 jam Rp105,12M), sedangkan FC Porto Fan Token diperdagangkan di Rp7.144 (kapitalisasi pasar Rp92,84M, volume 24 jam Rp20,17M). Perbedaan utamanya: Cronos jauh lebih besar — sekitar 490,2× kapitalisasi pasar FC Porto Fan Token, dan suplai beredar Cronos 46,1B / 100B CRO (47%) dibanding 13M / 40M PORTO (33%) milik FC Porto Fan Token. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Cronos selama 12 Hari dan FC Porto Fan Token selama 43 Hari.
| CRO | PORTO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp45,51T | Rp92,84M |
Volume (24h) | Rp105,12M | Rp20,17M |
Suplai yang Beredar | 46,1B / 100B CRO (47%) | 13M / 40M PORTO (33%) |
Typical Hold Time | 12 Hari | 43 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Cronos adalah token asli ekosistem Cronos, jaringan berperforma tinggi untuk mendukung dApp dan menjembatani pengguna ke Web3. CRO berfungsi sebagai token utilitas platform Crypto.com, menawarkan hadiah staking dan potongan biaya. Token ini mendukung transaksi di blockchain yang kompatibel dengan EVM.
Selengkapnya di halaman CRO →PORTO adalah fan token pada jaringan BEP-20. Pemegang token dapat dengan mudah berinteraksi dengan pemain dari FC Porto dengan bantuan NFT yang dirilis oleh tim, dan dapat mengikuti meet & greet, mendapatkan merchandise bertandatangan, dan experience eksklusif lainnya. Para penggemar akan memiliki kesempatan untuk berpartisipasi dalam aktivitas klub, karena token PORTO mereka dapat digunakan untuk voting dalam berbagai keputusan, termasuk memilih perlengkapan pemain dan anthem klub.
Selengkapnya di halaman PORTO →