Perbedaan Cronos dan Nexo: Cronos diperdagangkan di Rp841,33 (kapitalisasi pasar Rp39,79T, volume 24 jam Rp56,53M), sedangkan Nexo diperdagangkan di Rp12.931 (kapitalisasi pasar Rp8,39T, volume 24 jam Rp78,72M). Perbedaan utamanya: Cronos jauh lebih besar — sekitar 4,7× kapitalisasi pasar Nexo, dan suplai beredar Cronos 47,3B / 100B CRO (48%) dibanding 646,1M / 1B NEXO (65%) milik Nexo. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Cronos selama 13 Hari dan Nexo selama 29 Hari.
| CRO | NEXO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp39,79T | Rp8,39T |
Volume (24h) | Rp56,53M | Rp78,72M |
Suplai yang Beredar | 47,3B / 100B CRO (48%) | 646,1M / 1B NEXO (65%) |
Typical Hold Time | 13 Hari | 29 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Cronos adalah token asli ekosistem Cronos, jaringan berperforma tinggi untuk mendukung dApp dan menjembatani pengguna ke Web3. CRO berfungsi sebagai token utilitas platform Crypto.com, menawarkan hadiah staking dan potongan biaya. Token ini mendukung transaksi di blockchain yang kompatibel dengan EVM.
Selengkapnya di halaman CRO →Nexo adalah platform pendanaan berbasis blockchain yang menawarkan pinjaman mata uang kripto instan. Pengguna mendepositkan token tertentu seperti Bitcoin atau Ether sebagai kolateral untuk mendapatkan pinjaman dalam bentuk mata uang fiat atau stablecoin. Proses pinjaman otomatis ini menggunakan kontrak pintar dan oracle pada blockchain Ethereum untuk mengelola pinjaman.
Selengkapnya di halaman NEXO →