Perbedaan Cronos dan Solayer: Cronos diperdagangkan di Rp835,63 (kapitalisasi pasar Rp39,54T, volume 24 jam Rp86,3M), sedangkan Solayer diperdagangkan di Rp1.057 (kapitalisasi pasar Rp503,08M, volume 24 jam Rp198,35M). Perbedaan utamanya: Cronos jauh lebih besar — sekitar 78,6× kapitalisasi pasar Solayer, dan suplai Cronos dibatasi (47,3B / 100B CRO (48%)), sedangkan Solayer terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Cronos selama 13 Hari dan Solayer selama 35 Hari.
| CRO | LAYER | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp39,54T | Rp503,08M |
Volume (24h) | Rp86,3M | Rp198,35M |
Suplai yang Beredar | 47,3B / 100B CRO (48%) | 475,5M LAYER |
Typical Hold Time | 13 Hari | 35 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Cronos adalah token asli ekosistem Cronos, jaringan berperforma tinggi untuk mendukung dApp dan menjembatani pengguna ke Web3. CRO berfungsi sebagai token utilitas platform Crypto.com, menawarkan hadiah staking dan potongan biaya. Token ini mendukung transaksi di blockchain yang kompatibel dengan EVM.
Selengkapnya di halaman CRO →Solayer adalah blockchain pertama yang menggunakan chip perangkat keras khusus untuk mencapai lebih dari 1 juta transaksi per detik dan kecepatan jaringan ultra-cepat. Arsitektur InfiniSVM menggunakan teknologi canggih seperti SDN, RDMA, dan InfiniBand untuk meningkatkan kinerja dan mengurangi latensi. Ini memungkinkan aplikasi blockchain hampir instan dengan skala besar.
Selengkapnya di halaman LAYER →