Perbedaan Cronos dan Frax: Cronos diperdagangkan di Rp996,5 (kapitalisasi pasar Rp45,51T, volume 24 jam Rp105,12M), sedangkan Frax diperdagangkan di Rp4.559 (kapitalisasi pasar Rp424,38M, volume 24 jam Rp8,25M). Perbedaan utamanya: Cronos jauh lebih besar — sekitar 107,2× kapitalisasi pasar Frax, dan suplai beredar Cronos 46,1B / 100B CRO (47%) dibanding 93,6M / 99,7M FRAX (94%) milik Frax. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Cronos selama 12 Hari dan Frax selama 8 Hari.
| CRO | FRAX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp45,51T | Rp424,38M |
Volume (24h) | Rp105,12M | Rp8,25M |
Suplai yang Beredar | 46,1B / 100B CRO (47%) | 93,6M / 99,7M FRAX (94%) |
Typical Hold Time | 12 Hari | 8 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Cronos adalah token asli ekosistem Cronos, jaringan berperforma tinggi untuk mendukung dApp dan menjembatani pengguna ke Web3. CRO berfungsi sebagai token utilitas platform Crypto.com, menawarkan hadiah staking dan potongan biaya. Token ini mendukung transaksi di blockchain yang kompatibel dengan EVM.
Selengkapnya di halaman CRO →FRAX adalah token native dari ekosistem Frax, sebuah protokol keuangan terdesentralisasi yang berfokus pada pengembangan stablecoin yang scalable, efisien secara modal, dan didukung oleh kolateral sebagian. Frax menggabungkan mekanisme algoritmik dengan jaminan aset untuk menjaga stabilitas harga, sekaligus memungkinkan integrasi luas di berbagai aplikasi DeFi seperti lending, trading, dan strategi yield. Ekosistem ini bertujuan menyediakan uang digital yang stabil dan permissionless untuk sistem keuangan on-chain.
Selengkapnya di halaman FRAX →