Perbedaan Cronos dan FIO Protocol: Cronos diperdagangkan di Rp992,88 (kapitalisasi pasar Rp45,51T, volume 24 jam Rp105,12M), sedangkan FIO Protocol diperdagangkan di Rp16,26 (kapitalisasi pasar Rp31,51M, volume 24 jam Rp66,75M). Perbedaan utamanya: Cronos jauh lebih besar — sekitar 1444,3× kapitalisasi pasar FIO Protocol, dan suplai beredar Cronos 46,1B / 100B CRO (47%) dibanding 847,4M / 1B FIO (85%) milik FIO Protocol. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Cronos selama 12 Hari dan FIO Protocol selama 30 Hari.
| CRO | FIO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp45,51T | Rp31,51M |
Volume (24h) | Rp105,12M | Rp66,75M |
Suplai yang Beredar | 46,1B / 100B CRO (47%) | 847,4M / 1B FIO (85%) |
Typical Hold Time | 12 Hari | 30 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Cronos adalah token asli ekosistem Cronos, jaringan berperforma tinggi untuk mendukung dApp dan menjembatani pengguna ke Web3. CRO berfungsi sebagai token utilitas platform Crypto.com, menawarkan hadiah staking dan potongan biaya. Token ini mendukung transaksi di blockchain yang kompatibel dengan EVM.
Selengkapnya di halaman CRO →FIO Protocol (FIO) adalah solusi usability terdesentralisasi dan sumber terbuka yang bertujuan untuk mempermudah transaksi mata uang kripto di semua blockchain. Hal ini dilakukan dengan mengganti alamat dompet yang kompleks dengan satu Crypto Handle yang dapat disesuaikan dan mudah dibaca, dalam format username@domain. FIO Crypto Handle dapat digunakan untuk mengirim, menerima, meminta, dan menandatangani berbagai jenis transaksi mata uang kripto dengan mudah, seperti mengirim email.
Selengkapnya di halaman FIO →