Perbedaan Cronos dan Shentu: Cronos diperdagangkan di Rp992,88 (kapitalisasi pasar Rp45,71T, volume 24 jam Rp105,81M), sedangkan Shentu diperdagangkan di Rp1.837 (kapitalisasi pasar Rp295,46M, volume 24 jam Rp12,55M). Perbedaan utamanya: Cronos jauh lebih besar — sekitar 154,7× kapitalisasi pasar Shentu, dan suplai Cronos dibatasi (46,1B / 100B CRO (47%)), sedangkan Shentu terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Cronos selama 12 Hari dan Shentu selama 43 Hari.
| CRO | CTK | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp45,71T | Rp295,46M |
Volume (24h) | Rp105,81M | Rp12,55M |
Suplai yang Beredar | 46,1B / 100B CRO (47%) | 161,4M CTK |
Typical Hold Time | 12 Hari | 43 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Cronos adalah token asli ekosistem Cronos, jaringan berperforma tinggi untuk mendukung dApp dan menjembatani pengguna ke Web3. CRO berfungsi sebagai token utilitas platform Crypto.com, menawarkan hadiah staking dan potongan biaya. Token ini mendukung transaksi di blockchain yang kompatibel dengan EVM.
Selengkapnya di halaman CRO →Shentu Chain, sebuah blockchain berbasis delegated proof-of-stake yang menempatkan keamanan sebagai prioritas utama, untuk eksekusi yang dapat dipercaya dari aplikasi dan alat yang penting, termasuk DeFi, NFT, dan kendaraan tanpa pengemudi. Shentu Chain memprioritaskan kompatibilitas cross-chain, yang dibangun sebagai Cosmos Hub dengan kompatibilitas penuh EVM dan Hyperledger Burrow, serta kompatibilitas dengan eWASM dan AntChain milik Ant Financial.
Selengkapnya di halaman CTK →