Perbedaan Clearpool dan Polymesh: Clearpool diperdagangkan di Rp317,97 (kapitalisasi pasar Rp309,06M, volume 24 jam Rp8,68M), sedangkan Polymesh diperdagangkan di Rp539,48 (kapitalisasi pasar Rp699,51M, volume 24 jam Rp22,08M). Perbedaan utamanya: Polymesh jauh lebih besar — sekitar 2,3× kapitalisasi pasar Clearpool, dan suplai Clearpool dibatasi (975,7M / 1B CPOOL (98%)), sedangkan Polymesh terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Clearpool selama 5 Hari dan Polymesh selama 20 Hari.
| CPOOL | POLYX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp309,06M | Rp699,51M |
Volume (24h) | Rp8,68M | Rp22,08M |
Suplai yang Beredar | 975,7M / 1B CPOOL (98%) | 1,1B POLYX |
Typical Hold Time | 5 Hari | 20 Hari |
Clearpool adalah marketplace kredit terdesentralisasi yang menghubungkan lender dengan peminjam institusional untuk pinjaman stablecoin tanpa jaminan. Protokol ini mengatasi masalah over-collateralization di DeFi dengan menyediakan fasilitas kredit tanpa agunan bagi institusi. Ekosistemnya mencakup pool permissionless, platform institusional yang patuh regulasi, serta vault pembiayaan khusus, dengan token CPOOL untuk governance, staking, dan insentif likuiditas.
Selengkapnya di halaman CPOOL →POLYX adalah token protokol native dari Polymesh, blockchain berizin tingkat institusional yang dibuat khusus untuk aset yang teregulasi. Blockchain ini mempersingkat proses lama dan membuka pintu baru bagi instrumen keuangan baru dengan memecahkan tantangan infrastruktur publik seputar tata kelola, identitas, kepatuhan, kerahasiaan, dan penyelesaian. Token ini dapat digunakan untuk staking dan mengamankan jaringan, membayar biaya transaksi, serta terlibat dalam tata kelola.
Selengkapnya di halaman POLYX →