Perbedaan CoW Protocol dan Viction: CoW Protocol diperdagangkan di Rp1.792 (kapitalisasi pasar Rp1,03T, volume 24 jam Rp39,5M), sedangkan Viction diperdagangkan di Rp377,77 (kapitalisasi pasar Rp82,57M, volume 24 jam Rp708,9M). Perbedaan utamanya: CoW Protocol jauh lebih besar — sekitar 12,5× kapitalisasi pasar Viction, dan suplai beredar CoW Protocol 575,6M / 1B COW (58%) dibanding 127,6M / 210M VIC (61%) milik Viction. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan CoW Protocol selama 21 Hari dan Viction selama 38 Hari.
| COW | VIC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,03T | Rp82,57M |
Volume (24h) | Rp39,5M | Rp708,9M |
Suplai yang Beredar | 575,6M / 1B COW (58%) | 127,6M / 210M VIC (61%) |
Typical Hold Time | 21 Hari | 38 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token COW Protocol saat ini diperdagangkan di Rp1.801 dengan kapitalisasi pasar Rp1,04 triliun. Sinyal teknis menunjukkan bias bearish jangka pendek dengan moving averages seragam bearish, namun osilator memberikan sinyal bullish. Token telah mencapai sirkulasi 58% dari total supply 1 juta COW dengan rata-rata hold time 21 hari. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan dalam periode terakhir.
Outlook keseluruhan netral-bearish dengan peluang rebound dari level oversold (RSI 17-28) namun tekanan jual masih dominan. Risiko utama meliputi volatilitas tinggi, likuiditas terbatas, dan dampak geopolitik terhadap pasar crypto secara keseluruhan berdasarkan laporan HSBC 24 Juli 2026.
VIC (Viction) saat ini diperdagangkan pada Rp365,7 dengan kapitalisasi pasar Rp82,57 juta, menunjukkan kondisi bearish jangka pendek berdasarkan sinyal teknis. Sirkulasi token mencapai 61% dari total supply 210 juta VIC, dengan rata-rata hold time 38 hari. Tidak ada berita atau pembaruan protokol terbaru yang signifikan untuk aset ini.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati karena tekanan jual dominan, namun indikator ADX mengisyaratkan potensi perubahan tren. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas. Peluang mungkin muncul jika harga mampu bertahan di atas support kunci dan ada peningkatan aktivitas jaringan.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
CoW Protocol adalah platform keuangan terdesentralisasi (DeFi) inovatif yang beroperasi di Ethereum Mainnet. Tujuannya adalah untuk mengoptimalkan hasil trading bagi penggunanya melalui kombinasi strategi yang unik. Di inti protokol ini, digunakan mekanisme lelang batch bersama dengan perdagangan peer-to-peer untuk mendapatkan harga trading terbaik. Selain itu, CoW Protocol menggunakan struktur yang sepenuhnya tanpa izin, memungkinkan partisipasi yang lancar dan inklusif bagi semua pengguna.
Selengkapnya di halaman COW →Viction (sebelumnya TomoChain) adalah blockchain layer-1 yang menawarkan transaksi tanpa gas dan keamanan yang ditingkatkan untuk menjadikan Web3 mudah dan aman bagi semua orang. Didesain dengan fokus pada pengalaman pengguna, Viction memprioritaskan transaksi tanpa gas, kecepatan, keamanan, dan skalabilitas untuk menciptakan dunia yang lebih aman dan terbuka. Viction didorong oleh misi untuk membangun platform terdesentralisasi yang memberdayakan manusia untuk terhubung, berkolaborasi, dan berkreasi tanpa batasan, menggambarkan dunia di mana transparansi, aksesibilitas, dan pertumbuhan berkembang pesat.
Selengkapnya di halaman VIC →