Perbedaan CoW Protocol dan Scroll: CoW Protocol diperdagangkan di Rp1.774 (kapitalisasi pasar Rp1,02T, volume 24 jam Rp39,7M), sedangkan Scroll diperdagangkan di Rp343,62 (kapitalisasi pasar Rp65,5M, volume 24 jam Rp39,01M). Perbedaan utamanya: CoW Protocol jauh lebih besar — sekitar 15,6× kapitalisasi pasar Scroll, dan suplai beredar CoW Protocol 575,5M / 1B COW (58%) dibanding 190M / 1B SCR (19%) milik Scroll. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan CoW Protocol selama 21 Hari dan Scroll selama 26 Hari.
| COW | SCR | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,02T | Rp65,5M |
Volume (24h) | Rp39,7M | Rp39,01M |
Suplai yang Beredar | 575,5M / 1B COW (58%) | 190M / 1B SCR (19%) |
Typical Hold Time | 21 Hari | 26 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token COW Protocol saat ini diperdagangkan di Rp1.801 dengan kapitalisasi pasar Rp1,04 triliun. Sinyal teknis menunjukkan bias bearish jangka pendek dengan moving averages seragam bearish, namun osilator memberikan sinyal bullish. Token telah mencapai sirkulasi 58% dari total supply 1 juta COW dengan rata-rata hold time 21 hari. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan dalam periode terakhir.
Outlook keseluruhan netral-bearish dengan peluang rebound dari level oversold (RSI 17-28) namun tekanan jual masih dominan. Risiko utama meliputi volatilitas tinggi, likuiditas terbatas, dan dampak geopolitik terhadap pasar crypto secara keseluruhan berdasarkan laporan HSBC 24 Juli 2026.
Scroll (SCR) saat ini diperdagangkan di Rp355,95 dengan kapitalisasi pasar Rp67,7 juta, menunjukkan posisi bearish jangka pendek berdasarkan sinyal teknikal. Token ini memiliki supply maksimum 1 juta SCR dengan 19% dalam sirkulasi dan rata-rata hold time 26 hari. Meskipun indikator osilator netral, moving averages menunjukkan tekanan jual yang kuat dengan 11 sinyal bearish versus 2 bullish.
Outlook keseluruhan cenderung hati-hati dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang utama terletak pada potensi rebound dari support level Rp318-347, sementara risiko utama adalah tekanan jual berkelanjutan dan likuiditas terbatas. Investor perlu memantau ketat level support kunci untuk menghindari kerugian lebih lanjut.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
CoW Protocol adalah platform keuangan terdesentralisasi (DeFi) inovatif yang beroperasi di Ethereum Mainnet. Tujuannya adalah untuk mengoptimalkan hasil trading bagi penggunanya melalui kombinasi strategi yang unik. Di inti protokol ini, digunakan mekanisme lelang batch bersama dengan perdagangan peer-to-peer untuk mendapatkan harga trading terbaik. Selain itu, CoW Protocol menggunakan struktur yang sepenuhnya tanpa izin, memungkinkan partisipasi yang lancar dan inklusif bagi semua pengguna.
Selengkapnya di halaman COW →Scroll adalah solusi Layer 2 yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi dan skalabilitas jaringan Ethereum. Solusi ini memanfaatkan teknologi zkRollup, sebuah metode yang berperan penting dalam mengurangi biaya transaksi dan meningkatkan throughput transaksi di blockchain Ethereum. Dengan menggunakan zkRollups, Scroll bertujuan untuk mengatasi beberapa masalah utama yang dihadapi jaringan Ethereum saat ini, seperti gas fee yang tinggi dan kemacetan jaringan.
Selengkapnya di halaman SCR →