Perbedaan CoW Protocol dan RedStone: CoW Protocol diperdagangkan di Rp2.483 (kapitalisasi pasar Rp1,44T, volume 24 jam Rp52,52M), sedangkan RedStone diperdagangkan di Rp2.043 (kapitalisasi pasar Rp907,97M, volume 24 jam Rp140,56M). Perbedaan utamanya: CoW Protocol lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar CoW Protocol 578,4M / 1B COW (58%) dibanding 446,9M / 1B RED (45%) milik RedStone. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan CoW Protocol selama 20 Hari dan RedStone selama 13 Hari.
| COW | RED | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,44T | Rp907,97M |
Volume (24h) | Rp52,52M | Rp140,56M |
Suplai yang Beredar | 578,4M / 1B COW (58%) | 446,9M / 1B RED (45%) |
Typical Hold Time | 20 Hari | 13 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
CoW Protocol adalah platform keuangan terdesentralisasi (DeFi) inovatif yang beroperasi di Ethereum Mainnet. Tujuannya adalah untuk mengoptimalkan hasil trading bagi penggunanya melalui kombinasi strategi yang unik. Di inti protokol ini, digunakan mekanisme lelang batch bersama dengan perdagangan peer-to-peer untuk mendapatkan harga trading terbaik. Selain itu, CoW Protocol menggunakan struktur yang sepenuhnya tanpa izin, memungkinkan partisipasi yang lancar dan inklusif bagi semua pengguna.
Selengkapnya di halaman COW →RedStone ($RED) adalah jaringan oracle terdesentralisasi yang menyediakan data khusus untuk aplikasi DeFi di lebih dari 70 blockchain. Token RED mendukung staking, menjaga keamanan jaringan, dan memberikan imbalan kepada pengguna.
Selengkapnya di halaman RED →