Perbedaan CoW Protocol dan Recall: CoW Protocol diperdagangkan di Rp2.490 (kapitalisasi pasar Rp1,44T, volume 24 jam Rp52,52M), sedangkan Recall diperdagangkan di Rp588,09 (kapitalisasi pasar Rp189,25M, volume 24 jam Rp104,91M). Perbedaan utamanya: CoW Protocol jauh lebih besar — sekitar 7,6× kapitalisasi pasar Recall, dan suplai beredar CoW Protocol 578,4M / 1B COW (58%) dibanding 323,1M / 1B RECALL (33%) milik Recall. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan CoW Protocol selama 20 Hari dan Recall selama 8 Hari.
| COW | RECALL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,44T | Rp189,25M |
Volume (24h) | Rp52,52M | Rp104,91M |
Suplai yang Beredar | 578,4M / 1B COW (58%) | 323,1M / 1B RECALL (33%) |
Typical Hold Time | 20 Hari | 8 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
CoW Protocol adalah platform keuangan terdesentralisasi (DeFi) inovatif yang beroperasi di Ethereum Mainnet. Tujuannya adalah untuk mengoptimalkan hasil trading bagi penggunanya melalui kombinasi strategi yang unik. Di inti protokol ini, digunakan mekanisme lelang batch bersama dengan perdagangan peer-to-peer untuk mendapatkan harga trading terbaik. Selain itu, CoW Protocol menggunakan struktur yang sepenuhnya tanpa izin, memungkinkan partisipasi yang lancar dan inklusif bagi semua pengguna.
Selengkapnya di halaman COW →Recall adalah marketplace keterampilan terdesentralisasi yang menjadi tempat bagi komunitas untuk mendanai, memberi peringkat, dan menemukan solusi AI sesuai kebutuhan mereka. Recall menyediakan infrastruktur reputasi yang transparan dan terverifikasi untuk ekonomi agen AI melalui insentif ekonomi dan evaluasi berbasis performa.
Selengkapnya di halaman RECALL →