Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja CoW Protocol (COW) vs Nietzschean Penguin (PENGUIN)

CoW ProtocolTrading
Nietzschean PenguinTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan CoW Protocol dan Nietzschean Penguin: CoW Protocol diperdagangkan di Rp2.494 (kapitalisasi pasar Rp1,44T, volume 24 jam Rp52,52M), sedangkan Nietzschean Penguin diperdagangkan di Rp28,57 (kapitalisasi pasar Rp34,29M, volume 24 jam Rp23,01M). Perbedaan utamanya: CoW Protocol jauh lebih besar — sekitar 42× kapitalisasi pasar Nietzschean Penguin, dan suplai beredar CoW Protocol 578,4M / 1B COW (58%) dibanding 999,9M / 1B PENGUIN (100%) milik Nietzschean Penguin. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan CoW Protocol selama 20 Hari dan Nietzschean Penguin selama 6 Hari.

COWPENGUIN
Kap. Pasar
Rp1,44TRp34,29M
Volume (24h)
Rp52,52MRp23,01M
Suplai yang Beredar
578,4M / 1B COW (58%)999,9M / 1B PENGUIN (100%)
Typical Hold Time
20 Hari6 Hari

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

COW
100% Beli0% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 20 Hari
PENGUIN

Belum ada data sentimen.

Tentang CoW Protocol

CoW Protocol adalah platform keuangan terdesentralisasi (DeFi) inovatif yang beroperasi di Ethereum Mainnet. Tujuannya adalah untuk mengoptimalkan hasil trading bagi penggunanya melalui kombinasi strategi yang unik. Di inti protokol ini, digunakan mekanisme lelang batch bersama dengan perdagangan peer-to-peer untuk mendapatkan harga trading terbaik. Selain itu, CoW Protocol menggunakan struktur yang sepenuhnya tanpa izin, memungkinkan partisipasi yang lancar dan inklusif bagi semua pengguna.

Selengkapnya di halaman COW

Tentang Nietzschean Penguin

Nietzschean Penguin adalah token meme dengan dokumentasi publik yang terbatas dan suplai yang telah beredar penuh. Branding serta tema filosofis menjadi daya tarik utamanya, dengan aktivitas perdagangan yang didorong oleh minat komunitas dan spekulasi di bursa terdesentralisasi.

Selengkapnya di halaman PENGUIN